Optimalisasi Proses Transesterifikasi Minyak Jelantah Menjadi Biodiesel Dengan Variasi Waktu Dan Konsentrasi Katalis

Authors

  • Dea Rizki Ramadhani Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Mustain Zamhari
  • Robert Junaidi

DOI:

https://doi.org/10.29103/cejs.v5i4.23757

Keywords:

Minyak Jelantah, Transesterifikasi, Reaktor batch tangki sederhana, GC-MS

Abstract

Penelitian ini adalah mempelajari pengaruh modifikasi membran selulosa asetat Minyak jelantah juga dikenal sebagai minyak goreng bekas, berfungsi sebagai sumber energi terbarukan untuk produksi biodiesel karena minyak jelantah berasal dari minyak kelapa sawit yang mengandung trigliserida dan mengandung asam lemak sebagai hasil biodiesel. Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel merupakan praktik berkelanjutan, karena dapat mengurangi pencemaran lingkungan, terutama yang berkaitan dengan tanah dan air. Dalam penelitian ini, menggunakan suhu 65oC. dalam rasio metanol : minyak (65 ml : 250 ml) dengan variasi waktu pada proses transesterifikasi (40, 50, 60, 70, 80 menit) dan katalis CaO-NaOH 2% dan 3%. Setelah menjadi biodiesel dilakukan pengujian standar mutu SNI 2015 yang terdiri dari densitas, viskositas, titik nyala dan api, angka setana dan bilangan asam lemak bebas (FFA). Dilakukan pengujian menggunakan Gas Chromatography Mass Spectromtery (GC-MS) untuk mengetahui kandungan yang ada di biodiesel pada proses reaksi transesterifikasi ini menggunakan reaktor batch tangki  sederhana dimana yang terbaik itu ada di waktu reaksi 60 menit dengan %yieldnya adalah 86% pada konsentrasi katalis CaO – NaOH 2%.

References

1. Acevedo-Quiroz, A., Carrera-Avendaño, E. De J., Acevedo-Quiroz, N., Alvarez-Gutiérrez, P. E., Borunda, M., & Adam-Medina, M. (2024). Experimental Study On Biodiesel Production In A Continuous Tubular Reactor With A Static Mixer. Processes, 12(12). Https://Doi.Org/10.3390/Pr12122859

2. Amrullah, C. O. (2024). Karakterisasi Biodiesel Dari Minyak Jelantah Menggunakan Katalis Cao / Sio 2 Dari Ekstrak Cangkang Telur Dan Sekam Padi Characterization Of Biodiesel From Waste Cooking Oil Using Cao / Sio2 Catalyst. Pengendalian Pencemaran Lingkungan, 120-129.

3. Buchori, L., Anggoro, D. D., & Ma’ruf, A. (2021). Biodiesel Production From Methanolysis Of Lard Using Cao Catalyst Derived From Eggshell: Effects Of Reaction Time And Catalyst Loading. Advances In Science, Technology And Engineering Systems Journal, 6(2), 399–404. Https://Doi.Org/10.25046/Aj060246

4. Dimawarnita, K. H. (2021). Sustainability Of Biodiesel B30, B40, And B50 In Indonesia With Addition Of Emulsifie. Iop Conference Series: Earth And Environmental Science, 1-3.

5. Erden, H. (2024). Optimization And Modeling Of Biodiesel Production From Oleic Acid In Plug Flow Reactor. 34-40.

6. Febriansyah, H. A. (2020). Standar Biodiesel Stakeholders Analysis In Developing And Implementing Biodiesel Standards. 1.

7. Mekonnen, K. D., & Sendekie, Z. B. (2021). Naoh-Catalyzed Methanolysis Optimization Of Biodiesel Synthesis From Desert Date Seed Kernel Oil. Acs Omega, 6(37), 24082–24091. Https://Doi.Org/10.1021/Acsomega.1c03546

8. Miftahurrahmah, M., Nurmalasari, E., Sayyidah, S., & Amni, C. (2023). Perbandingan Biodiesel Berbahan Baku Minyak Goreng Dan Minyak Jelantah. Journal Of Chemical Engineering , 1(1), 1–10.

9. Modi, K., Raghuwanshi, S. S., & Tiwari, K. (2025). Manufacturing Of Biodiesel Via Transesterification Of Date Seeds Based Palm Oil. International Journal Of Innovative Science And Research Technology, May, 732–740. Https://Doi.Org/10.38124/Ijisrt/25may659

10. Permana, E. N. (2020). Kualitas Biodiesel Dari Minyak Jelantah Berdasarkan Proses Saponifikasi Dan Tanpa Saponifikasi. Jtt (Jurnal Teknologi Terapan), 26.

11. Priscilla, T., Irwan, M., & Arifin, Z. (2024). Sintesis Biodiesel Dari Minyak Jelantah Dalam Reaktor Ultrasonik. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan, 5(1), 44–56. Https://Doi.Org/10.14710/Jebt.2024.21938

12. Silva, R. J. (2019). Comparison Between Experimental And Simulated Results Of Biodiesel Production By Reactive Distillation And Energetic Assessment. Brazilian Journal Of Chemical Engineering, 351-359.

13. Sofiyani, N., Hakim, L., & Muarif, A. (2025). Sintesis Biodiesel Dari Biji Buah Ketapang ( Terminalia Catappa Linn ) Melalui Proses Transesterifikasi In Situ Menggunakan Katalis Homogen ( Naoh ). 3(Juni), 327–345.

14. Solikhah, M. D., Pratiwi, F. T., & Diaztuti, M. D. (2015). Penentuan Metode Analisis Komposisi Asam Lemak Dan Metil Ester Pada Biodiesel Dengan Gc-Ms Tanpa Metilasi. Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 0(0), 1–6. Https://Jurnal.Umj.Ac.Id/Index.Php/Semnastek/Article/View/547/513

15. Susanti, T., Mas’udah, M., & Santosa, S. (2023). Studi Penggunaan Katalis Cao-Naoh Pada Produksi Biodiesel Dari Minyak Jelantah. Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, 8(2), 294–300. Https://Doi.Org/10.33795/Distilat.V8i2.361

16. Ulfa, T., ZA, N., Fibarzi, W. U., Nurlaila, R., Ulfa, R., & Maulinda, L. (2024). Pemodelan Proses Produksi Biodiesel Menggunakan Aplikasi Hysys. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 4(2), 220–228. https://doi.org/10.29103/cejs.v4i2.14892

17. Wahyudi, W., Caroko, N., & Sampurna, H. B. (2023). Pengaruh Densitas Dan Viskositas Terhadap Sudut Injeksi Biodiesel Jatropha-Jagung (1:4 Dan 4:1). Jmpm (Jurnal Material Dan Proses Manufaktur), 7(2), 108–117. Https://Doi.Org/10.18196/Jmpm.V7i2.20072

18. Zalfiatri, Y., Restuhadi, F., & Zulhardi, R. (2019). Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah Menggunakan Katalis Abu Gosok Dengan Variasi Penambahan Metanol. Chempublish Journal, 4(1), 1–8. Https://Doi.Org/10.22437/Chp.V3i1.5774

Downloads

Published

2025-08-19