PENGARUH PERBANDINGAN KOMPOSISI BRIKET DARI ARANG SERBUK GERGAJI KAYU DAN CANGKANG SAWIT DENGAN PEREKAT MOLASE TERHADAP KADAR AIR, KADAR ABU, LAJU PEMBAKARAN DAN NILAI KALOR BRIKET
DOI:
https://doi.org/10.29103/cejs.v3i5.12033Keywords:
Briket, Laju Pembakaran, Cangkang Sawit, Molase, Serbuk Gergaji KayuAbstract
Briket adalah sebuah blok bahan bakar dan digunakan dengan cara dibakar yang dan berbentuk serbuk dan ukurannya yang relatif kecil dan cara penggunaannya dengan cara membakar briket dan dapat mempertahankan nyala api. Briket dibuat dari bahan-bahan organik atau biomassa, beberapa jenis limbah biomassa yang berpotensi yaitu limbah kayu, cangkang sawit, jerami, limbah sekam padi, dan ampas dari tebu. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mencari formulasi optimal pembuatan briket dari kombinasi serbuk gergaji kayu dan cangkang sawit dengan perekat molase dengan kriteria pengujian meliputi tingkat keabuan, tingkat kelembaban, nilai energi, dan kecepatan pembakaran. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya, yang belum dilakukan adalah pembuatan briket dengan serbuk gergaji kayu dan cangkang sawit dengan perekat molase. Pembuatan briket dilakukan dengan pengarangan bahan baku kemudian dihancurkan dan dimesh dengan menggunakan ayakan no 50, lalu dimasukkan perekat berupa molase dan dicetak lalu didiamkan dibawah sinar matahari kurang lebih sampai 3 hari dan di masukkan kedalam oven sampai berat yang didapatkan konstan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil terbaik diperoleh pada variasi 40 gr arang serbuk gergaji kayu, 60 gr arang cangkang sawit, 15 ml perekat berupa molase dengan nilai kalor yang diperoleh 5379,5261 cal/gr. Dapat dilihat dari hasil penelitian ini menunjukkan briket dari arang serbuk gergaji kayu dan arang cangkang sawit dengan menggunakan perekat molase sudah memenuhi SNI dan bisa dijadikan bahan bakar alternatif.
References
Hendra, D., & Darmawan. (2000). Pembuatan Briket Arang Dari Serbuk Gergaji Kayu Pinus Dengan Penambahan Tempurung Kelapa. In Jurnal Redoks, Vol. 18 (1) : 1-9 https://doi.org/10.20886/jphh.2000.18.1.1-9
Riseanggara, R. R. (2008). Optimasi Kadar Perekat Pada Briket Limbah Biomassa. Skripsi. Pertanian, Fakultas Teknologi.
Salahudin, A., Dewi, R., Jalaluddin, J., ZA, N., & Nurlaila, R. (2021). Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Pada Industri Kusen Di Blang Pulo Menjadi Arang Briket Sebagai Sumber Energi Alternatif. Chemical Engineering Journal Storage, 1(2), 95.
https://doi.org/10.29103/cejs.v1i2.5385
Maryudiyanto, D. E. & Bhakti, D. K. (2010). Pembuatan Biobriket Dari Campuran Kulit Kacang dan Serbuk Gergaji Sebagai Bahan Bakar Alternatif.http://digilib.its.ac.id/ITS-Undergraduate3100010039064/10555 http://dx.doi.org/10.22302/ppk.wp.v32i2.38
Febrianto. (1999). Pirolisis Serbuk Gergaji Secara Batch. Laporan Penelitian Proses Kimia, Jurusan Teknik Kimia. Universitas Gadjah Mada: Yogyakarta. http://dx.doi.org/10.25273/cheesa.v4i2.8589.91-99
Gustan Pari. (2002). Teknologi Alternatif Pemanfaatan Limbah Industri Pengolahan Kayu , Institut Pertanian Bogor
http://dx.doi.org/10.9790/2402-08230611
Bahri, S. (2008). Untuk memperoleh Gelar Magister Sains Dalam Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan.
http://dx.doi.org/10.31289/jcebt.v1i2.1679
Komarayati, S., & Pari, G. (2011). (Production of Wood Vinegar that Resulted from the Integrated Kiln Modification) Penelitian dilakukan di Laboratorium Kimia Hasil Hutan , Pusat Litbang Keteknikan. 234-247.
https://doi.org/10.22146/ijl.v4i3.69273
Ndraha, N. (2009). Uji Komposisi Bahan Pembuat Briket Bioarang Tempurung Kelapa Dan Serbuk Kayu Terhadap Mutu Yang Dihasilkan. Universitas Sumatera Utara. Fakultas Pertanian. Departemen Teknologi pertanian. http://dx.doi.org/10.36499/jim.v15i2.3073
Husin, A. A. (2003). Limbah Untuk Bahan Bangunan. Sains dan Teknologi. 10(2). http://dx.doi.org/10.20527/k.v2i1.136
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the article's title should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
In disseminating articles, the author must declare the Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) as the first party to publish the article.









