ANALISA PENGARUH WAKTU DAN FURNACE PADA PEMBENTUKAN SILIKA DARI SEKAM PADI
DOI:
https://doi.org/10.29103/cejs.v3i5.12009Keywords:
NaOH, Silika, Sekam Padi, Temperatur, Waktu.Abstract
Abu1sekam1padi merupakan salah satu bahan baku1yang dapat dijadikan silika oleh karena itu komponen utama dari abu sekam1padi merupakan silika yang banyaknya sekitar 86,90-97,30%. Silika juga merupakan salah satu material yang memiliki banyak manfaat1di dalam kehidupan sehari-hari antara lain merupakan salah satu bahan utama pembuatan ban, beton, keramik, kosmetik dan bahan pembuatan pupuk. Penelitian ini sudah dilakukan sebelumnya dengan menggunakan metode kopresipitasi yang berdasarkan pada pengendapan lebih dari substansi secara bersamaan, naum pada penelitian ini menggunakan metode1ekstraksi1padat-cair dengan1konsentrasi NaOH 10%. riset ini bertujuan1untuk memperoleh silika dari1sekam padi serta menganalisa pengaruh1variabel waktu dan juga suhu kalsinasi dengan1waktu ekstraksi 90 menit menggunakan NaOH 10%. Proses pembentukan1silika dari sekam1padi melalui tahapan yaitu tahap preparasi1dan tahap pembentukan silika, pemurnian silika1juga menggunakan1proses ektraksi, dengan alterasi waktu kalsinasi adalah 4 jam, 5 jam dan 6 jam , dan alterasi temperatur kalsinasi adalah 700 oC , 750 oC dan 800 oC. Dalam hal ini dilakukan1pengujian terhadap kadar1silika, kadar air, uji FTIR1dan XRD. Dari hasil penelitian1didapatkan dari sampel terbaik1dengan waktu1kalsinasi 4 jam dan temperatur kalsinasi 800 oC. Nilai kandunan silika tertinggi adalah 98,2%, dan1nilai kandungan air terendah 1%, hasil FTIR1menunjukkan pada puncak serapan 1635,64 cm-1 menunjukkan adanya gugus1silanol dengan tipe vibrasi1tekuk dan pada puncak1serapan 1097,50 cm-1 menunjukkan adanya1senyawa Si-O-Si1(siloksan) pada daerah1 serapan 798,53 cm-1 menunjukkan1vibrasi ulur gugus1Si-O dari1siloksan. Dan pengujian dari Diffraksi Sinar X Silika (SiO2). Hasil sintesis1menunjukan SiO2 yang terbentuk adalah amorf dengan1puncaknya disekitar sudut 3θ = 27- 1402 Si. Hasil analisis1XRD, fasa yang terbentuk1adalah silika amorf dengan1ukuran rata - rata1yang terukur1adalah ‰¥ 0.30000 mm.
References
Agung, G.F., Hanafie, M. R., dan Mardina, P. 2013. Ekstraksi Silika dari Abu Sekam Padi dengan Pelarut KOH. Vol. 2 No.1. Lampung: Universitas Lampung Mangkurat. https://doi.org/10.20527/k.v2i1.125
Azhari, dan Aziz, M., 2016. Sintesis dan Karakterisasi Material Berpori Berbasis Mineral Silika Pulau Betung. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 3(12) : 162. https://doi.org/10.30556/jtmb.Vol12.No3.2016.135
Bakri, Ridla. 2008. Kaolin Sebagai Sumber SiO2 untuk Pembuatan Katalis Ni/SiO2. Karakterisasi dan Uji Katalis pada Hidrogenasi Benzena Menjadi Sikloheksana. Jurnal Sains. Vol. 12 No,1 (37-42) https://doi.org/10.7454/mss.v12i1.304
Fahmi, dan Nurfalah, A. L. 2016. Analisa Daya Serap Silika Gel Berbahan Dasar Abu Sekam Padi. Padang: Institut Teknologi Padang. https://doi.org/10.22216/jit.2016.v10i3.425
Fitratun Nisak and Munasir. 2013. Analisis porositas nanosilika berbasir pasir alam yang disintesis dengan metode kopresipitasi, J. Inov. Fis. Indones., vol. 02, no. 03, pp. 14-18. https://doi.org/10.26740/ifi.v2n3.p%25p
Handayani, P. A., Nurjanah, E., dan Rengga, W. D. P. 2014. Pemanfaatan Limbah Abu Sekam Padi Menjadi Silika Gel. Vol. 3, No. 2. Universitas Negeri Semarang. https://doi.org/10.15294/jbat.v3i2.3698
Ismail, M. S. and Waliuddin, A. M. 1996. Effect of Rice Husk Ash on High Strength Concrete. Construction and Building Materials. 10 (1): 521 - 526 https://doi.org/10.1016/0950-0618(96)00010-4
Kamath S. & Proctor A, 1998. Silica Gel From Rice Hull Ash: Preparation and Characterization. Journal Of CerealChemistry. Kheloufi, A., Berbar, Y., https://doi.org/10.1094/CCHEM.1998.75.4.484
Kirk, R.E., and Othmer, 1967. Encyclopedia of Chemical Engineering Technology, Third Edition, Vol 18, John Wiley and Sons, Inc. New York https://doi.org/10.1021/ci60019a001
Meliyana, M., Rahmawati, C., & Handayani, L. 2019. Sintesis silika dari abu sekam padi dan pengaruhnya terhadap karakteristik bata ringan. Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology, 5(2), 164-175. https://doi.org/10.22373/ekw.v5i2.5533
Munasir, Sulton A., Triwikantoro, M. Zainuri, and Darminto. 2012.Synthesis of silica nanopowder produced from Indonesian natural sand via alkalifussion route, presented at the International Conference on Theoritical and Applied Physics (ICTAP 2012). https://doi.org/10.1063/1.4820986
R. E. Smallman and R. J. Bishop, 2000. modern physical metallurgy and materials engineering, Hill International Book Company, New York. https://doi.org/10.1016/B978-075064564-5/50013-6
Surahmat Hadi, Munasir, and Triwikantoro. 2011. Sintesis silika berbasis pasir alam Bancar menggunakan metode kopresipitasi, J. Fis. Dan Apl., vol. 7, no. 2, pp. 1-4, Jun. https://doi.org/10.12962/j24604682.v7i2.902
Trivanna,L., Sugiarti,S., dan Rohaeti, E. 2015. Sintesis dan Karakterisasi Natrium Silikat (Na2SiO3) dari Sekam Padi. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan. 2(7):67. https://doi.org/10.20885/jstl.vol7.iss2.art1
Whardani, G.A.P.K. 2017. Karakterisasi Silika Pada Tongkol Jagung dengan Spektroskopi Infra Merah dan Difraksi Sinar. Jurnal Kimia Riset. 1(2): 38. https://doi.org/10.20473/jkr.v2i1.3542
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the article's title should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
In disseminating articles, the author must declare the Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) as the first party to publish the article.









