PEMBUATAN SABUN MANDI CAIR BERBASIS CHARCOAL DENGAN TEMPURUNG KEMIRI
DOI:
https://doi.org/10.29103/cejs.v4i1.11976Keywords:
Kata Kunci, Arang Aktif, Sabun Mandi Cair, Minyak Zaitun Pomace, dan KOHAbstract
AbstrakKarbon aktif (charcoal) adalah bahan baku yang dihasilkan dari proses pengolahan limbah cangkang kemiri. Limbah ini sering kali terjadi penumpukan sehingga perlu dilakukan penanggulangan yang nantinya akan menghasilkan manfaat yang memiliki nilai produk yang bebas dari bahaya serta ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sabun mandi cair yang berkomposisi baik, menguji kualitas sabun mandi cair dan pengaruh penambahan massa Charcoal dan minyak zaitun pomace terhadap nilai pH, uji organoleptik, uji ketahanan busa, dan uji ketinggian busa. Penelitian ini sudah dilakukan sebelumnya, yang belum adalah penambahan massa charcoal tempurung kemiri yaitu 2, 5, 7, 12 gram dalam pembuatan sabun mandi cair yang akan dilihat dari penambahan massa charcoal tempurung kemiri terhadap karakteristik sabun mandi cair dengan waktu pengadukan 6, 8, 10, 12 menit. Ada beberapa tahapan proses pada penelitian ini, diantaranya tahap mempersiapkan bahan baku, tahap penyaringan charcoal, tahap menjadikan sabun mandi cair. Adapun beberapa massa charcoal yang dipakai ialah 2, 5, 7, 12 gram. Berdasarkan hasil penelitian nilai pH yang dihasilkan bersifat basa sesuai dengan nilai persyaratan pH sediaan sabun yaitu 8-9. Sabun mandi cair tidak menghasilkan busa karena sabun tidak tersaponifikasi sempurna dan kurangnya penambahan surfaktan.
References
Daftar Pustaka
Harnawi, T. 2004. Studi Pembuatan Sabun Cair dengan Bahan Baku Minyak Goreng Hasil Reproseing. Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya. Malang. (DOI:10.25026/mpc.v13i1.435)
Hendra, D. 2007. Pembuatan Briket Arang dari Campuran Kayu, Bambu, Sabut Kelapa. Dan Tempurung Kelapa sebagai Sumber Energi Alternatif. Penelitian Hasil Hutan 25: 242-255. (DOI:10.20886/jphh.2007.25.3.242-255)
Kusuma, Hendra. 2004. Manajemen Produksi, Perencanaan Dan Pengendalian Produksi. Andi, Yogyakarta.
Lempang, M. (2014). Pembuatan dan Kegunaan Arang Aktif. Info Teknis EBONI, 11 (2), 65-80.
Maryanti, M., Sulhatun, S., Meriatna, M., Suryati, S., & Muarif, A. (2022). Pemanfaatan Limbah padat Industri asap cair (Arang Tempurung Kemiri) Untuk Pembuatan Sabun Cuci Piring. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 2(2), 66-74. (DOI: https://doi.org/10.29103/cejs.v2i2.7231)
Naomi. 2013. Pembuatan Sabun Lunak Dari Minyak Goreng Bekas Ditinjau Dari Kinetika Reaksi Kimia. Jurnal Teknik Kimia Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya No. 2 Volume 19 : 42-48.
Nugrahini, F., Sugihartini, N., & Nurani, L. H. (2020). Pengaruh Jenis Minyak Terhadap Sifat Fisik Sabun Mandi Cair: The Effect of Oil Types on Physical Properties of Liquid Bath. Jurnal Surya Medika (JSM), 6(1), 13-17. (DOI: https://doi.org/10.33084/jsm.v6i1.1614)
Nurlian, N. N., Sulhatun, S., Suryati, S., Meriatna, M., & Muarif, A. (2022). Pembuatan Sabun Mandi Padat dengan Penambahan CHarcoal dari Tempurung Kemiri. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 2(2), 45-56. (DOI: https://doi.org/10.29103/cejs.v2i2.7233)
Perwitasari, D. S. (2011). Pemanfaatan limbah industri kulit sebagai bahan dasar pembuatan sabun. Jurnal Teknik Kimia, 5(2), 425-428.
Rozi, M. 2013. Formulasi Sediaan Sabun (Citrus aurantifolia) dengan Cocamid DEA sebagai Surfaktan. Skripsi. Tidak dipublikasi.Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.
Siddiq, N. A. (2015). Kupas Tuntas Arang Aktif. https://wastek.com //arang- aktif.
S. Ketaren. (1986). Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan, Jakarta:
UIPress. Subana, Sudrajat, 2005, Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah, Bandung:Pustaka Setia.
Standar Nasional Indonesia (SNI). No. 06-4085-1996.
Sunanto, H. 1994. Budidaya Kemiri Ekspor. Kanisius. Yogyakarta.
Tanjung, A., Prasetyati, S. B., Wardani, A. K., & Saputra, R. S. H. (2020). Pengaruh penambahan arang aktif terhadap mutu sabun mandi cair rumput laut (Gracilaria sp.). PELAGICUS, 1(1), 31-38. (DOI: http://dx.doi.org/10.15578)
Tarun J, Susan J, Suria J, Susan V J and Criton S 2014 Evaluation of pH of bathing soaps and shampoos for skin and hair care. Indian J. Dermatol 59 442-444. (DOI: 10.4103/0019-5154.139861)
Wijana, S., Soemarjo., T. Harnawi. 2009. Studi Pembuatan Sabun Mandi Cair Dari Daur Ulang Minyak Goreng. Jurnal Teknologi Pertanian. 11(2): 114-122.
Yustinah, H. (2011). Absorbsi Minyak Goreng Bekas Menggunakan Arang Aktif dari Sabut Kelapa. (Prosiding Seminar). Jakarta: Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources, and the article's title should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
In disseminating articles, the author must declare the Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) as the first party to publish the article.









