Sirkumsisi Massal Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Anak di desa Keude Krueng Geukuh
DOI:
https://doi.org/10.29103/auxilium.v3i2.23657Abstract
Pendahuluan: Sirkumsisi merupakan tindakan bedah minor yang memiliki implikasi penting dalam pencegahan penyakit infeksi saluran kemih dan peningkatan kesehatan reproduksi anak laki-laki. Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sirkumsisi massal di Desa Keude Krueng Geukuh sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan reproduksi anak di wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas. Metode: Metode dorsumsisi dipilih untuk menjamin keamanan dan meminimalkan risiko komplikasi, dengan pelibatan lintas profesi medis dan partisipasi aktif masyarakat setempat. Hasil dan pembahasan: Hasil menunjukkan bahwa prosedur dapat dilaksanakan secara efektif dengan tingkat komplikasi minimal, disertai penerimaan yang baik dari peserta dan pendamping berkat edukasi yang komprehensif. Kegiatan ini juga berhasil mengintegrasikan aspek medis dan sosial budaya, yang menjadi faktor krusial dalam keberlanjutan intervensi kesehatan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan holistik, kolaboratif, dan berbasis komunitas sangat diperlukan untuk mengoptimalkan hasil intervensi kesehatan anak. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya replikasi model serupa di wilayah lain guna memperkuat strategi nasional dalam penurunan morbiditas terkait infeksi saluran kemih dan peningkatan kesehatan reproduksi sejak usia dini.
Kata kunci: sirkumsisi massal, dorsumsisi, kesehatan reproduksi anak, pencegahan infeksi, intervensi komunitas
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Fauzan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Auxilium (Jurnal Pengabdian Kesehatan) as the first party to publish the article.