PENILAIAN KUALITAS VISUAL RTH PERMUKIMAN DENGAN PENDEKATAN VISUAL RESOURCES ASSESSMENT PROCEDURE (VRAP) DI TAMAN MEBERE

Authors

  • Nike Dyah Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako, Indonesia
  • Nadhil Tamimi Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako, Indonesia
  • Nazirah Amalia Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29103/arj.v13i1.26135

Keywords:

kualitas visual, persepsi pengunjung, ruang terbuka hijau, Taman Mebere, VRAP

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan yang pesat berimplikasi pada berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH), sehingga diperlukan evaluasi kualitas RTH sebagai ruang publik yang berfungsi ekologis dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengunjung dan kualitas visual lanskap RTH Taman Mebere, Kelurahan Lasoani, Kota Palu, sebagai dasar perumusan rekomendasi penataan dan pengelolaan RTH. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, pengukuran tapak, dokumentasi, serta wawancara dengan pengunjung pada waktu kunjungan aktif. Analisis kualitas visual lanskap menggunakan metode modifikasi Visual Resources Assessment Procedure (VRAP) dengan pembagian zona visual, yaitu zona visual dan tepi, zona inti bawah, zona inti atas, dan zona pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas visual Taman Mebere bervariasi antar zona. Zona inti bawah memiliki kualitas visual tertinggi yang didukung oleh keberadaan elemen air, keragaman vegetasi, dan intensitas aktivitas pengguna. Zona inti atas dan zona pendukung menunjukkan kualitas visual sedang hingga tinggi yang berfungsi menjaga kesinambungan pengalaman visual. Sementara itu, zona visual dan tepi memiliki kualitas visual rendah–sedang dan memerlukan penguatan identitas visual. Secara keseluruhan, keberagaman vegetasi, elemen air, dan aktivitas pengguna merupakan faktor utama pembentuk kualitas visual taman. Rekomendasi perbaikan diarahkan pada penguatan identitas kawasan, peningkatan kualitas vegetasi, optimalisasi zona transisi, serta integrasi fungsi ekologis dan sosial untuk mewujudkan RTH yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

References

[1] S. Alfarisi, A. Z. Prayogo, dan W. O. D. P. Suaiba Dani, “Analisis interaksi populasi, kasus kebakaran, ruang terbuka hijau, dan kadar karbonmonoksida terhadap polusi udara PM2.5 di DKI Jakarta,” Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, vol. 11, no. 3, pp. 118–113, 2024, doi: 10.21776/ub.jsal.2024.011.03.3.

[2] P. D. Imani dan N. Nurini, “Tingkat kualitas taman kota berdasarkan elemen desain biofilik menurut pendapat pengguna di Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang,” Jurnal Teknik PWK (Perencanaan Wilayah dan Kota), vol. 13, no. 4, pp. 329–338, 2024. [Online]. Available: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/pwk

[3] N. D. Permata, S. Syartinilia, and A. Munandar, “Pemanfaatan hutan kota di wilayah Jakarta Timur sebagai kawasan rekreasi masyarakat kota,” Jurnal Lanskap Indonesia, vol. 10, no. 2, pp. 47–55, 2018, doi: 10.29244/jli.v10i2.21926.

[4] N. D. Permata, P. Sari, H. Abdurrahman, and K. Khaerunnisa, “Pemetaan pola kunjungan dan cakupan pelayanan Taman Vatulemo pascarevitalisasi berbasis GIS,” Jurnal Pelita Teknologi, vol. 20, no. 1, pp. 1–12, 2025, doi: 10.37366/pelitatekno.v20i2.5769.

[5] A. F. Oktafillah, S. Fajriani, dan Ariffin, “Dampak ruang terbuka hijau terhadap perubahan lingkungan mikro dan kenyamanan lingkungan,” Jurnal Produksi Tanaman, vol. 6, no. 6, pp. 1103–1109, 2018. [Online]. Available: https://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/753/776

[6] R. M. Alshehri, B. M. Alzenifeer, A. M. Alqahtany, T. Alrawaf, A. H. Alsayed, H. M. N. Afify, Z. A. A. Elmoghazy, dan M. S. Alshammari, “Impact of urban green spaces on social interaction and sustainability: A case study in Jubail, Saudi Arabia,” Sustainability, vol. 17, no. 10, art. 4467, 2025, doi: 10.3390/su17104467.

[7] N. D. Permata, Y. B. Prastiyo, R. Nabilah, and P. Sari, “Peran vegetasi dalam meningkatkan kualitas aksesibilitas di ruang terbuka publik (studi kasus: Taman Vatulemo),” Agrokompleks, vol. 25, no. 2, pp. 191–203, Jul. 2025.

[8] P. L. Aziza, H. Widjaja, dan R. Fitri, “Penilaian kualitas visual lanskap dengan modifikasi visual resources assessment procedure (VRAP) pada Putri Duyung Resort, Jakarta Utara,” Naturalis – Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, vol. 11, no. 1, pp. 21–28, Apr. 2022, doi: 10.31186/Naturalis.10.2.20393.

[9] P. N. S. Dharma, H. Widjaja, dan Q. A. Blesia, “Penilaian kualitas visual sebagai dasar pengembangan perancangan lanskap objek wisata desa budaya Kertalangu, Bali,” Jurnal Lanskap Indonesia, vol. 13, no. 1, pp. 27–32, 2020, doi: 10.29244/jli.v12i1.33323.

[10] N. D. Permata, “Penerapan metode analytical hierarchy process (AHP) untuk menentukan kriteria hutan kota fungsi rekreasi untuk masyarakat perkotaan,” Jurnal Ruang, vol. 18, no. 2, pp. 1–9, Sep. 2024, doi: 10.22487/ruang.v18i2.September.189.

[11] N. Zhang, X. Zheng, and X. Wang, “Assessment of aesthetic quality of urban landscapes by integrating objective and subjective factors: A case study for riparian landscapes,” Frontiers in Ecology and Evolution, vol. 9, Jan. 2022, doi: 10.3389/fevo.2021.735905.

[12] S. Luo, J. Xie, and K. Furuya, “Assessing the preference and restorative potential of urban park blue space,” Land, vol. 10, art. 1233, 2021, doi: 10.3390/land10111233.

[13] J. Wan, H. Wu, R. Collins, K. Deng, W. Zhu, H. Xiao, C. Zhang, and L. Zhang, “Integrative analysis of health restoration in urban blue-green spaces: A multiscale approach to community park,” Journal of Cleaner Production, vol. 435, art. 140178, 2024, doi: 10.1016/j.jclepro.2023.140178.

[14] S. Chen, O. Sleipness, K. Christensen, B. Yang, K. Park, R. Knowles, Z. Yang, and H. Wang, “Exploring associations between social interaction and urban park attributes: Design guideline for both overall and separate park quality enhancement,” Cities, vol. 145, art. 104714, 2023, doi: 10.1016/j.cities.2023.104714.

[15] R. Hudson, “The legibility of the city: A question of measurement,” Built Environment, vol. 8, no. 4, pp. 262–266, 1982. [Online]. Available: http://www.jstor.org/stable/23286055

Published

01-05-2026

How to Cite

[1]
N. Dyah, N. Tamimi, and N. Amalia, “PENILAIAN KUALITAS VISUAL RTH PERMUKIMAN DENGAN PENDEKATAN VISUAL RESOURCES ASSESSMENT PROCEDURE (VRAP) DI TAMAN MEBERE”, ARJ, vol. 13, no. 1, pp. 81–92, May 2026.

Issue

Section

Articles