Keragaan Agronomi Dan Heritabilitas Varietas Kedelai Berbiji Besar Di Kabupaten Aceh Utara Dan Aceh Tamiang

Nilahayati Nilahayati, Nazimah Nazimah, Melati Gemasih, Ramadania Ramadania

Abstract


Kedelai merupakan salah satu komoditas yang menjadi target pemerintah untuk swasembada pangan. Peningkatan produksi dalam negeri mutlak sangat diperlukan. Salah satu cara untuk peningkatan produksi kedelai adalah dengan menggunakan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati keragaan agronomi beberapa varietas unggul baru berbiji besar di Provinsi Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada dua lokasi berbeda yaitu Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh terhadap semua peubah yang diamati kecuali jumlah cabang, jumlah polong dan bobot biji per tanaman di Kabupaten Aceh Utara. Produksi masing-masing varietas berturut-turut adalah Anjasmoro (2 tha-1), Grobogan (1.35 tha-1), Biosoy 1 (2.81 tha-1), Biosoy 2 (3.18 tha-1). Nilai heritabilitas berkisar antara 0.06 - 0.98. Varietas juga berpengaruh terhadap semua peubah yang di amati kecuali jumlah cabang dan jumlah polong pada penanaman di Kabupaten Aceh Tamiang. Rata-rata produksi setiap varietas berturut-turut adalah Anjasmoro (1.58 tha-1), Grobogan (2.18 tha-1), Biosoy 1 (4.20 tha-1) and Biosoy 2 (4.06 tha-1). Nilai heritabilitas berkisar antara 0.48 - 0.97. Varietas Biosoy 1 dan Biosoy 2 merupakan varietas unggul baru yang menunjukkan penampilan terbaik pada kedua lokasi penanaman.


Full Text:

PDF

References


Adebisi M.A, Kehinde, T.O, Salau, A.W, Okesola, L.A, Porbeni, J.B.O, Esuruoso, A.O, Oyekale K.O. 2013. Influence of different seed size fractions on seed germination, seedling emergence and seed yield characters in tropical soybean (Glycine max L. Merrill). Int J Agric Res 8(1): 26-33.

Adie, M. M. dan A. Krisnawati. 2007. Biologi tanaman kedelai, hal 45-73. Dalam: Sumarno, Suyamto, A. Widjono, Hermanto, dan H. Kasim (Eds.). Kedelai: Teknik Produksi dan Pengembangan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.

Adisarwanto, T. 2007. Kedelai: Budidaya dengan Pemupukan yang Efektif dan Pengoptimalan Peran Bintil Akar. Penebar Swadaya. Jakarta. 108 hal

Adrianto, T.T dan Novo Indarto. 2004. Budidaya dan analisis usaha tani kedelai, kacang hijau, kacang panjang. Penerbit Absolut. Yogyakarta Hal : 22-23.

Allard., R.W., 2005. Principle of plant breeding. Jhon Wiley and Son. New York. 485 pp.

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2021. SK Pelepasan Varietas Biosoy 1 dan 2. http://biogen.litbang.pertanian.go.id/?wpdmpro=sk-pelepasan-varietas-kedelai-biosy-1-dan-biosoy-2-2018.

Barmawi, M. Sa’diyah N., dan E. Yantama, 2013. Kemajuan genetik dan heritabilitas karakter agronomi kedelai (Glycine max L.) Generasi F2 persilangan Wilis dan Mlg2521. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung : 77-82

Bakar dan Chairunas. 2011. Adaptasi beberapa varietas unggul baru kedelai di Provinsi Aceh. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi: 126 - 132

Darliah, I. Suprihatin, D. P. Devries, W. Handayani, T. Hermawati dan Sutater, 2001. Variabilitas genetic, heritabilitas, dan penampilan fenotipik 18 klon mawar cipanas. Zuriat 3 No 11.

Gani, J.A. 2000. Kedelai varietas unggul. Lembar Informasi Pertanian (Liptan). Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Mataram. Mataram.

Hidajat, O.O. 1985. Morfologi Tanaman Kedelai. dalam Somaatmadja, S., M. Ismunadji, Sumarno, M. Syam, S.O. Manurung dan Yuswadi (eds)), 1995. Kedelai. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Bogor. Hal 73-86.

Kariayasa, K, A.A Susanti, B. Waryanto dan D. Riarsih T., 2018. Outlook Kedelai, Komoditas Pertanian Subsektor Tanaman Pangan. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian. Jakarta.72 hal.

Mangoendidjojo, W. 2003. Dasar-dasar pemuliaan tanaman. Kanisius, Yogyakarta. 182 hal.

Nilahayati dan L.A.P. Putri. 2015. Pendugaan heritabilitas karakter hasil beberapa varietas kedelai hasil pemuliaan Batan, Lentera 5(6), 45-51.

Pinaria.A, A. Baihaki, R.Setimihardja, dan A.A. Daradjat. 1995. Variabilitas genetik dan heritabilitas karakter-karakter biomasa 53 genotipe kedelai. Zuriat 6(2), 88-92.

Poespodarsono, S. 1988. Dasar-dasar ilmu pemuliaan tanaman. PAU. IPB. Bogor. 169 hal.

Rahayu, A., dan Sumpena, U. (2015). Perbandingan Hasil Produksi Beberapa Galur tanaman Mentimun Hibrida (Cucumis sativus L.) dengan Varietas Hercules dan Wulan. Prosiding Seminar Nasional Swasembada Pangan (619–626).

Rubatzky, V.E. dan M. Yamaguchi. 1998. Sayuran dunia I, prinsip produksi dan gizi. Terjemahan Catur Herison. Penerbit ITB Press, Bandung.

Safavi. A. S., S.M. Safavi dan S.A. Safavi. 2013. Genetic variability of some morphological traits in sunflower (Helianthus annus L.). Amer. J. Sci.Res., Vol 17 : 19-24 hal.

Sitaresmi, T., Gunarsih, C., Nugraha, Y., Abdullah, B., Hanarida, I., Aswidinnoor, H., Daradjat, A.A., 2016. Interaksi Genotipe x Lingkungan untuk Hasil Gabah Padi Sawah. Penelit. Pertan. Tanam. Pangan 35, 89–98

Somaarmadja., S.,1993. Sumber daya nabati Asia Tenggara I. Kacang-kacangan. Gramedia Pustaka Utama. 43 hal.

Sumarno dan A. G. Manshuri. 2007. Persyaratan tumbuh dan wilayah produksi kedelai di Indonesia, hal 74-103. Dalam: Sumarno, Suyamto, A. Widjono, Hermanto, dan H. Kasim (Eds.). Kedelai: Teknik Produksi dan Pengembangan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor

Suprapto. 1996. Bertanam kedelai. Penebar Swadaya, Jakarta:

Sutopo, L. 2000. Teknologi benih. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 237 hal.

Steel, R.G.D, dan J.H. Torrie, 1993. Prinsip dan prosedur statistika (pendekatan biometric). Penerjemah B. Sumantri. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Trihantoro, A. 2010. Heritabilitas dan Ragam Genetik Beberapa Galur Padi Inbrida (Oryza sativa L.) di Desa Sidoharjo Slagen dan Desa Sribit Klaten. Universitas Sebelas Maret.

Waluyo D, Suharto. 1990. Heritabilitas, Korelasi Genotip dan Sidik Lintas beberapa Karakter Galur-galur Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L) di Dataran Rendah. Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.




DOI: https://doi.org/10.29103/agrium.v18i2.5329

Article Metrics

 Abstract Views : 30 times
 PDF Downloaded : 4 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Agrium

Jurnal Agrium

ISSN 1829-9288 (Print)

ISSN 2655-1837 (Online)

Published by Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh
Website : http://ojs.unimal.ac.id/index.php/agrium
E-mail : agrium@unimal.ac.id

Creative Commons License

Jurnal Agrium is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
(c) Author 2018 all rights reserved

Jurnal Agrium Statistics