Pengaruh Konsentrasi Sari Kacang Hijau Dan Teknik Inokulasi Terhadap Pertumbuhan Miselia Dan Hasil Jamur Kuping (Auricularia auricular Judae)

Authors

  • Lisa Miranda Utami Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh
  • Rosnina AG Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.29103/agrium.v15i2.1072

Abstract

Budidaya jamur kuping (Black jeli/Auricularia auricular Judae) menghadapi hambatan karena terbatasnya pemunculan dan komposisi media dalam budidaya jellymushroom hitam yang baik dan memenuhi persyaratan yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat pertumbuhan miselia dan hasil dari kaldu kacang hijau dan teknik inokulasi jamur jelly hijau. Penelitian ini dilakukan di Desa Jalan Pulo Rungkom, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, dari bulan Februari sampai Mei 2018. Rancangan Acak Lengkap (RAL) dari 2 faktor dengan 3 ulangan digunakan. Faktor pertama adalah penggunaan kaldu kacang hijau (K) yang terdiri dari K0 (tanpa kaldu kacang hijau) K1 (25 ml kaldu kacang hijau) K2 (50 ml kaldu kacang hijau) K3 (75 ml kacang hijau kaldu). Faktor kedua adalah teknik inokulasi (I) yang terdiri dari I1 (tanpa meninju) I2 (meninju). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kaldu kacang hijau dan teknik inokulasi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kecepatan pertumbuhan miselia tetapi tidak secara signifikan mempengaruhi waktu ketika pin kepala muncul, bobot segar dari tubuh buah dari panen 1 dan 2, diameter tubuh buah dari panen pertama dan kedua. Ada interaksi antara perlakuan kaldu kacang hijau dan teknik inokulasi pada kecepatan tumbuh miselium memenuhi baglog.

References

Budianto. 2004. Pengaruh Macam Media dan Dosis Bekatul Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). [Skripsi] Surakarta: Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, hal. 8-43.

Chang, ST & Buswell, JA 1990, ˜Mushroom nutriceutical, Worl Journal of Microbial and Biotech, vol. 121, no. 5, pp. 473-6.

Djarijah, & A. Siregar.2001. Budidaya Jamur Kuping Pembibitan dan Pemeliharaan.Kanisius: Yogyakarta.

Kadnikova I. A., Costa R., Kalenik T. K., 1, Guruleva O. N., Shi Yanguo. (2015). Chemical Composition and Nutritional Value of the Mushroom Auricularia auricula-judae. Journal of Food and Nutrition Research. Vol. 3, No. 8, 478- 482.

Risyanto, S. 2014. Teknik Inokulasi Pada Budidaya Jamur Tiram. Makalah. Fakultas Biologi. Universitas Jendral Sudirman. Purwokerto.

Rosnina, A.G., Lau, N. Abdullah &S. Vikineswary, 2017. Karakterisasi morfologi dan molekuler Pleurotus pulmonarius hibrida dengan fitur sporofor yang lebih baik dan khasiat biologis yang lebih tinggi. Institut Ilmu Biologi, Fakultas Sains, Universitas Malaya. Agric. Biol., 19: 707-712

Shifriyah, A, K. Badami dan S. Suryawati. 2012. Pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada penambahan dua sumber nutrisi. Jurnal Agrovigor, 5(1): 1-13 hal.

Sumiati, E. 2009, ˜Masalah budidaya jamur edibel di pulau Jawa dan Bali, J. Agrikultura, vol. 21, no. 2, hlm.122-9.

Downloads

Published

2018-11-18

How to Cite

Utami, L. M., & AG, R. (2018). Pengaruh Konsentrasi Sari Kacang Hijau Dan Teknik Inokulasi Terhadap Pertumbuhan Miselia Dan Hasil Jamur Kuping (Auricularia auricular Judae). Jurnal Agrium, 15(2), 110–114. https://doi.org/10.29103/agrium.v15i2.1072

Issue

Section

Articles