Respons Morfologi Beberapa Genotipe Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Hasil Persilangan Varitas Toleran Dan Peka Pada Naungan
DOI:
https://doi.org/10.29103/agrium.v15i2.1065Abstract
Untuk meningkatkan produksi kedelai yang ditanam sebagai tanaman sela, diperlukan perhatian ke arah pengembangan varietas kedelai yang toleran terhadap naungan dan berproduksi tinggi. Untuk pembentukan varietas tersebut diperlukan informasi tentang mekanisme toleransi, karakter-karakter fisiologi dan morfologi sebagai karakter penciri toleransi terhadap naungan. Berdasarkan kenyataan diatas maka perlu dilakukan studi dan perbaikan sumber daya genetik untuk perakitan varietas kedelai toleran terhadap naungan guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan tegakan di Indonesia umumnya dan di Provinsi Jambi khususnya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu genotype yang terdiri dari: G0: Varietas Dena-1, G1: MDL-01, G2: MDL-02, G3: MDL-03 dan G4: MDL-04. Penanaman dilakukan dibawah naungan paranet 50%. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan, hasil dan karakter morfologi penciri toleransi terhadap naungan. Dari penelitian ini didapat bahwa Genotipe MDL-02 memiliki karakter jumlah cabang primer, jumlah polong per tanaman, jumlah polong berisi per tanaman, tebal daun lebih tinggi dibandingkan dengan Varietas DenaReferences
Adisarwanto. 2007. Kedelai : Budidaya Dengan Pemupukan Yang Efektif Dan Pengoptimalan Peran Bintil Akar. Penebar Swadaya, Jakarta.
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang Dan Umbi (BALITKABI). 2015. Varietas Baru Unggul Toleran Naungan. http:/balitkabi.litbang.go.id/info-teknologi/1796-varieta-unggul-baru-kedelai-toleran-naungan.html. diaksespada 23 desember 2016.
Handayani, T . 2003. Pola pewarisan sifat toleran terhadap intensitas cahaya rendah pada kedelai (Glycine max (L.) Merril dengan ciri spesifik karakter agronomi, morfologi dan molekuler. Program pascasarjana, Institut pertanian bogor. Bogor .175 hal.
Novita, N., Soverda, N., dan Gusniwati. 2012. Pengaruh Naungan Terhadap Klorofil Daun Dan Hasil Dua Varietas Tanaman Kedelai .Jurnal Agronomi Fakultas Pertanian Unja.
Sopandie, D., M.A Chozin, S. Tjitrosumarno, T. Juhaeti, Sahardi. 2003. Toleransi Terhadap Naungan Padi Gogo. Hayati. 10:71-75.
Soverda, N. Y, Alia dan E. Indraswari. 2013. Studi dan Perbanyakan Sumber daya Genetik Untuk Perakitan Varietas Kedelai Toleran Terhadap Naungan : Optimalisasi Lahan Tegakan di Provinsi Jambi. Laporan Akhir Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi. Universitas Jambi.Jambi.
Susanto, GWA dan T. Sundari. 2011. Perubahan karakter Agronomi Aksesi Plasma Nutfah Kedelai Di Lingkungan Ternaungi. Jurnal Agron. Indonesia 36 (1) : 1-6.
Sundari, Gwa dan Susanto. 2012. Tingkat Adaptasi Beberapa Varietas Kedelai Terhadap Naungan. Jurnal penelitian Tanaman Pangan.31 (02) : 124-130.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.

