Respons Morfologi Beberapa Genotipe Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Hasil Persilangan Varitas Toleran Dan Peka Pada Naungan

Nerty Soverda, Yulia Alia

Sari


Untuk meningkatkan produksi kedelai yang ditanam sebagai tanaman sela, diperlukan perhatian ke arah pengembangan varietas kedelai yang toleran terhadap naungan dan berproduksi tinggi. Untuk pembentukan varietas tersebut diperlukan informasi tentang mekanisme toleransi, karakter-karakter fisiologi dan morfologi sebagai karakter penciri toleransi terhadap naungan. Berdasarkan kenyataan diatas maka perlu dilakukan studi dan perbaikan sumber daya genetik untuk perakitan varietas kedelai toleran terhadap naungan guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan tegakan di Indonesia umumnya dan di Provinsi Jambi khususnya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu genotype   yang terdiri dari: G0: Varietas Dena-1, G1: MDL-01, G2: MDL-02, G3: MDL-03 dan        G4: MDL-04. Penanaman dilakukan dibawah naungan paranet 50%. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan, hasil dan karakter morfologi penciri toleransi terhadap naungan. Dari penelitian ini didapat bahwa Genotipe MDL-02 memiliki karakter jumlah cabang primer, jumlah polong per tanaman, jumlah polong berisi per tanaman, tebal daun lebih tinggi dibandingkan dengan Varietas Dena

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Adisarwanto. 2007. Kedelai : Budidaya Dengan Pemupukan Yang Efektif Dan Pengoptimalan Peran Bintil Akar. Penebar Swadaya, Jakarta.

Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang Dan Umbi (BALITKABI). 2015. Varietas Baru Unggul Toleran Naungan. http:/balitkabi.litbang.go.id/info-teknologi/1796-varieta-unggul-baru-kedelai-toleran-naungan.html. diaksespada 23 desember 2016.

Handayani, T . 2003. Pola pewarisan sifat toleran terhadap intensitas cahaya rendah pada kedelai (Glycine max (L.) Merril dengan ciri spesifik karakter agronomi, morfologi dan molekuler. Program pascasarjana, Institut pertanian bogor. Bogor .175 hal.

Novita, N., Soverda, N., dan Gusniwati. 2012. Pengaruh Naungan Terhadap Klorofil Daun Dan Hasil Dua Varietas Tanaman Kedelai .Jurnal Agronomi Fakultas Pertanian Unja.

Sopandie, D., M.A Chozin, S. Tjitrosumarno, T. Juhaeti, Sahardi. 2003. Toleransi Terhadap Naungan Padi Gogo. Hayati. 10:71-75.

Soverda, N. Y, Alia dan E. Indraswari. 2013. Studi dan Perbanyakan Sumber daya Genetik Untuk Perakitan Varietas Kedelai Toleran Terhadap Naungan : Optimalisasi Lahan Tegakan di Provinsi Jambi. Laporan Akhir Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi. Universitas Jambi.Jambi.

Susanto, GWA dan T. Sundari. 2011. Perubahan karakter Agronomi Aksesi Plasma Nutfah Kedelai Di Lingkungan Ternaungi. Jurnal Agron. Indonesia 36 (1) : 1-6.

Sundari, Gwa dan Susanto. 2012. Tingkat Adaptasi Beberapa Varietas Kedelai Terhadap Naungan. Jurnal penelitian Tanaman Pangan.31 (02) : 124-130.




DOI: https://doi.org/10.29103/agrium.v15i2.1065

Article Metrics

 Sari Views : 257 times
 PDF (English) Downloaded : 94 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##