Pengembangan Kewirausahaan Agribisnis Melalui Pelatihan Kelompok Usaha Hidroponik
DOI:
https://doi.org/10.29103/ag.v5i1.2733Keywords:
agribisnis, hidroponik, kewirausahaan, mudaAbstract
ABSTRAK
Peningkatan jumlah penduduk di Aceh Utara menyebabkan keterbatasan lahan produktif untuk menunjang kebutuhan sayuran. Kebiasaan menggunakan pupuk kimia juga menyebabkan penurunan kualitas tanah baik secara fisik, kimia maupun biologi. Hal tersebut berdampak pada berkurangnya luas lahan yang dapat dijadikan sentral produksi pertanian khususnya komoditi hortikultura (sayur-sayuran). Permasalahan ini merupakan suatu peluang tersendiri untuk bidang Agribisnis yang membahas pertanian dari hulu ke hilir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui kegiaatan budidaya sayur Hidroponik yang dikelola dalam manajemen kelompok secara produktif dan berkelanjutan, memunculkan ide untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan kesempatan berusaha di bidang sayur-sayuran bagi generasi muda, mengoptimalkan pemanfaatan potensi teknik budidaya sayuran hidroponik untuk mengatasi potensi keterbatasan lahan serta mampu meningkatkan supply hortikultura di Aceh Utara. Pengembangan Kewirausahaan Agribisnis melalui pelatihan kelompok usaha hidroponik merupakan pengenalan komoditi yang potensial untuk jenis teknik budi daya hidroponik. Sebagian besar masyarakat muda di daerah penelitian memiliki waktu luang yang bisa digunakan untuk melakukan aktivitas tertentu sehingga memberikan keuntungan bagi mereka seperti membudidayakan tanaman hidroponik. Melalui pelatihan ini mereka diharapkan mampu meghasilkan usaha hidroponik yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraanDownloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh as the first party to publish the article.







