Model Strategi Pengembangan Kapasitas dan Kelembagaan Petani Hortikultura menuju Kelembagaan Ekonomi di Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada

Authors

  • Marten Umbu Kaleka sekolah tinggi pertanian flores bajawa
  • Umbu A. Hamakonda
  • Kanisius Alvensius Reo

Keywords:

Model; Strategi_Pengembangan; Kapasitas; Kelembagaan; Petani_Hortikultura

Abstract

Kemajuan sektor pertanian memerlukan SDM yang berkualitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyediaan pangan yang aman dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas petani dan kelembagaan menjadi kunci agar mampu bersaing secara global, melalui pendekatan terpadu berbasis pengetahuan yang dikenal sebagai manajemen pengetahuan. Tujuan penelitian ini Untuk menganalisis kapasitas petani hortikultura, menganalisis pola kelembagaan petani hortikultura, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kelembagaan ekonomi petani, serta merumuskan strategi pengembangan kapasitas dan kelembagaan ekonomi petani hortikultura di Kecamatan Golewa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder serta dianalisis secara statistik deskriptif, analisis pemodelan SEM PLS dan analisis deskriptif kualitatif untuk perumusan model strategi pengembangan kapasitas dan kelembagaan ekonomi petani. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kapasitas Petani memperoleh nilai skala 3,97 dengan ketegori Baik. Selanjutnya pola kelembagaan yang terbentuk di lokasi penelitian adalah pola koperasi tani simpan pinjam dan pola kelompok tani sosial. Sedangkan faktor yang berpengaruh terhadap kelembagaan ekonomi adalah kapasitas secara jalur tidak berpengaruh terhadap kelembagaan ekonomi melainkan harus melalui pola kelembagaan. Sedangkan kapasitas berpengaruh terhadap pola kelembagaan begitupun juga dengan pola kelembagaan berpengaruh terhadap kelembagaan ekonomi. Strategi pengembangan ekonomi petani yaiu peningkatan kapasitas petani yang harus didukung oleh kebijakan pemerintah, pendampingan intensif dan transformasi pola kelembagaan menuju kelembagaan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

References

Aminah, S. (2015). Pengembangan Kapasitas Petani Kecil Lahan Kering Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan. Jurnal Bina Praja, 7(3), 197–210.

Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Balaji. (2015). Communication and Capacity Building to Advance Adaptation Strategies in Agriculture in the Context of Climate Change in India. Journal of IIM-Calcutta, 42(2), 147–158.

Bhae, C. Y. N., Manalu, J. N., & Loda, W. (2021). Potensi Dan Permasalahan Sektor Pertanian Dan Peternakan Di Kecamatan Golewa Barat. Rekasatwa :Jurnal Ilmiah Peternakan, 3(2), 87–97.

Chen, C. J., Huang, J. W., & Hsiao, Y. C. (2015). Knowledge Management and Innovativeness: The Role of Organizational Climate and Structure. International Journal of Manpower, 31(8), 848–870.

Elvira, E. (2024). Kapasitas Sosial Petani (Studi kasus petani porang di Kabupaten Bulukumba) [Tesis]. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Euriga, E., Amanah, S., A, F., & P S Asngari. (2018). Implementasi Penyuluhan Hortikultura Berkelanjutan di Provinsi D.I. Yogyakarta. Jurnal Penyuluhan, 14(2), 289–307.

Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial Least Squares Konsep, Konsep,Teknik Dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.0. Badan Penerbit Universitas Semarang.

Iba, Z., & Whardana, A. (2024). Analisis Regresi dan Analisis Jalur Untuk Riset Bisnis Menggunakan SPSS 29.0 & SMART-PLS 4.0. CV. ureka Media Aksara.

Ismiasih, R. T., & Uktoro, A. I. (2021). Edukasi Tanaman Pertanian Sejak Usia Dini dan Pelatihan Budidaya Tanaman Hortikultura Secara Modern pada Masa New Normal. Jurnal Masyarakat Mandiri, 5(5), 2408–2422.

Kaleka, M. U., Hamakonda, U. A., & Dalu, P. F. (2024). Persepsi Petani Terhadap Penerapan Budidaya Tanaman Hortikultura Ramah Lingkungan di Kelurahan Mangulewa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Media Agribisnis, 8(2), 299–310. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v8i2.6481

Kaleka, M. U., Hamakonda, U. A., & Ngaku, M. A. (2024). Analisis Peran Penyuluh Terhadap Budidaya Hortikultura Ramah Lingkungan Di Kelurahan Mangulewa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. AGRIBIOS : Jurnal Ilmiah, 22, 196–204. https://doi.org/10.36841/agribios.v22i2.5445

Kaleka, M. U., Ngaku, M. A., Puspita, V. A., Mawo, T., & Taus, I. (2025). Peningkatan Kapasitas Pemasaran Produk Pertanian Melalui Penyuluhan Di Desa Boba, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada. Jurnal Abdimas PHB, 8(2), 332–339. https://doi.org/10.30591/japhb.v8i2.8655

Kaleka, M. U., & Seo, A. Y. (2024). Pengaruh Sektor Pertanian Dan Sektor Industri Pengolahan Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Manggarai Timur. Jurnal Ilmu Pertanian Tropis, 1(1), 1–7.

Kusmarni, Y. (2021). Studi Kasus UGM. Jurnal Edu Press, 2(1), 1–9.

Nasrul, W. (2012). Pengembangan Kelembagaan Pertanian untuk Peningkatan Kapasitas Petani terhadap Pembangunan Pertanian. Jurnal Menara Ilmu, 3(29).

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 91 Tahun 2013 tentang Pedoman Evaluasi Kinerja Penyuluh Pertanian. (2013).

Rahardjo, M. (2017). Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Riva’i, R. S. (2011). Konsep dan Implementasi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(1), 13–25.

Rustandi, A. A., Harniati, & Kusnadi, D. (2020). Strategi Peningkatan Kapasitas Petani Dalam Komunitas Usahatani Jagung (Zea Mays L) Di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 590–598.

Santoso, P. B. & Darwanto. (2015). Strategy for Strengthening Farmer Groups by Institutional Strengthening. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 16(1), 33–45.

Seo, A. Y., & Kaleka, M. U. (2024). PERAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN KABUPATEN NGADA. Jurnal Agribisnis Unisi, 13(1), 28–36.

Sihombing, Y. (2023). Inovasi Kelembagaan Pertanian dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5(1), 83–90.

Sudoni, H. (2022). Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP). Badan Penyuluhan Dan Pengembangan SDM Pertanian [Kalimantan Selatan].

Sugiarto, E. (2024). Makan Bergizi Gratis dan SDM Unggul. Kementerian Sekretariat Negara, Republik Indonesia.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Alfabeta.

Veronice, Helmi, Henmaidi, & Arif, E. (2018). Pengembangan Kapasitas Dan Kelembagaan Petani Kecil Di Kawasan Pertanian Melalui Pendekatanmanajemen Pengetahuan. Journal of Applied Agricultural Science and Technology, 2(2), 1–10.

Wardani, G. P., Euriga, E., & Prayoga, A. (2025). Faktor- Faktor Yang Memengaruhi Keberlanjutan Usahatani Blacksapote. Agri-SosioEkonomi Unsrat, 21(2), 1055–1062.

Yuniar, A. E., & Putri, N. K. (2022). Membentuk Karakter Bangsa Yang Kuat dengan Menerapkan Nilai-Nilai Pancasila. Indigenous Knowledge, 1, 113–125.

Downloads

Published

2025-11-13