Hobi Ekstrim Pecinta Reptil: Studi Antropologi Budaya pada Komunitas Animal Lovers di Kota Lhokseumawe

Indri Purnamasari, Iromi Ilham

Abstract


Hobi memelihara reptil memunculkan varian perilaku yang berbasis pada berbagai motivasi dan tujuan yang berkorelasi dengan pandangan hidup (nilai) dan budaya masing-masing masyarakat. Oleh karena itu, tulisan ini mengkaji tentang bagaimana perilaku hobi ekstrim pecinta reptil dengan fokus kajian pada Komunitas Animal Lovers di Kota Lhokseumawe. Penelitian yang menggunakan pendekatan antropologi budaya ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, studi dokumen, dan literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif dan nilai penting dari lahirnya komunitas tersebut serta untuk mengetahui bagaimana hubungan atau relasi yang terjalin antara manusia dengan hewan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa nilai penting yang menjadi latar belakang lahirnya komunitas Animal Lovers Lhokseumawe, di antaranya: (1) nilai budaya, (2) nilai sosial, (3) nilai pendidikan (edukasi), (4) nilai seni (hiburan), dan (5) nilai eksistensi. Kemudian berdasarkan motif dan nilai dalam pelaksanaan kegiatan hobi tersebut, ada beberapa perilaku yang menunjukkan ekspresi sayang terhadap hewan di kalangan Animal Lovers Lhokseumawe, diantaranya adalah; perhatian terhadap hewan (menjaga kebersihan, memberi makan, dan menyediakan tempat tinggal), dan bermain dengan reptil. Perilaku tersebut cenderung menampilkan wujud relasi manusia dengan hewan di kalangan dalam memelihara reptil.


Keywords


Hobi Ekstrim, Reptil, Nilai Budaya, dan Komunitas Animal Lovers

Full Text:

PDF

References


Adi, Isbandi Rukminto. 2013. Intervensi Komunitas Dan Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Endraswara, Suwardi. 2006. “Metode, Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan (Ideologi, Epistimologi, dan Aplikasi”. Sleman: Pustaka Widyatama

Fimela.com, 2015.Suka hewan reptil?Ini penyakit yang bisa ditularkan peliharaan anda, diakses darihttp://m.fimela.com/parenting/read/3747137/suka-hewan-reptil-ini-penyakit-yang-bisa-ditularkan-peliharaan-anda,pada tanggal 03 Desember 2019.

GOACEH.co. 2017.Animal Lovers kampanyekan bersahabat dengan ular piton, diakses dari https://m.goaceh.co/berita/baca/2017/09/01/anima-lovers-kampanyekan-bersahabat-dengan-ular-piton, pada tanggal 03Desember 2019.

Hanapi, N. (2017). Nilai Budaya Komunitas Bajo dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Life Skill. JPs: Jurnal Riset dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan , 94-95.

Iskandar. 2016. "Implementasi Teori Hirarki Kebutuhan Abraham Maslow terhadap peningkatan kinerja pustakawan." Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Khizanah AlHikmah, Vol 4, No 1 24-34.

Hgenboom, Melissa. 2015. bbc.com. Juni 17. Accessed Juni 28, 2020. https://www.bbc.com/indonesia/vert_earth/2015/06/150614_vert_earth_binatangpeliharaan.

Kompasiana.com. 2020. kompasiana.com. Maret 03. Accessed Juni 28, 2020. https://www.kompasiana.com/komjenrg6756/5e5dda6b097f366b4510bed2/pasang-surut-sejarah-hubungan-manusia-dan-hewan?page=1.

Keesing, Roger M. 1981. Antropologi Budaya “Suatu Perspektif Kontemporer”. Jakarta:PT Gelora Askara.

Koenjaraningrat, 2003.Pengantar Antropologi Jilid-I.Jakarta: PT Rineka Cipta.

Koenjtaraningrat,2009.Pengantar Ilmu Antropologi, edisi revisi. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Manis, Hoeda. 2017. Ensiklopedia Dunia Dalam Binatang:Fakta-Fakta Unik Dan Menarik Dunia Hewan.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Moleong, Lexy J, 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mugnifar Ilham, 2019. “Reptil-Pengertian, Ciri, Klasifikasi, Contoh, dan Gambar, diakses darihttps://materibelajar.co.id/reptil/, 16Januari 2020.

Mulyana, Deddy, 2001.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

O.Hasbiansyah.(2008). Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. Jurnal Mediator, Volume 9, No 1.

Podo, Siwo Prayitno hadi, dkk. (2012). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta Barat: PT Media Pustaka Phoenix.

Profauna.net, ‘Fakta tentang Satwa Liar Indonesia, diakses dari https://www.profauna.net/id/fakta-satwa-liar-di-indonesia#.Xd-BVRgxc0M, pada tanggal 03 Desember 2019.

Sitohang, L. R. (2018). Tim Ingold: Manusia dan Hewan Semestinya Saling Berbagi Kehidupan. Balairung: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa Indonesia Vol.1 No.2 , 251.




DOI: https://doi.org/10.29103/aaj.v5i1.4603

Article Metrics

 Abstract Views : 44 times
 PDF Downloaded : 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Aceh Anthropological Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY:

Redaksi Aceh Anthropological Journal (AAJ): Gedung Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Kampus Bukit Indah Jln. Sumatera No.8, Kec. Muara Satu Kota Lhokseumawe, Prov. Aceh, Indonesia. eMail: aaj.antro@unimal.ac.id

Lisensi Creative Commons

All publication by Aceh Anthropological Journal (AAJ) are licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional