DILEMA WISATA DI KOTA LHOKSEUMAWE: STUDI SOSIAL BUDAYA PADA TEMPAT WISATA WADUK JEULIKAT

Yanti Yanti, Teuku Kemal Fasya, Ibrahim Chalid

Abstract


: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap wisata waduk Jeulikat, untuk mempelajari dan mendeskripsikan dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat sekitar wisata waduk Jeulikat serta untuk mengetahui konflik yang hadir di tempat wisata waduk Jeulikat. Metode pada penelitian ini adalah menggambarkan proses antropologi sosial budaya. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pandangan masyarakat terhadap wisata waduk Jeulikat sejauh ini dirasakan masih stabil, selama Pemerintah Kota Lhokseumawe mampu mengelola waduk Jeulikat sebaik mungkin, mengutamakan kepentingan umum demi masyarakat sekitar, melakukan kerjasama dan komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat, sehingga pengembangan wisata berjalan dengan yang diharapkan. Dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat sekitar dengan adanya wisata waduk Jeulikat pada umumnya membawa perubahan dalam membangun roda perekonomian masyarakat, membuka kesempatan lapangan kerja, berdagang atau berbisnis serta prospek yang menjanjikan terhadap Gampong Jeulikat, sehingga membantu memperlancar perekonomian masyarakat. Namun disisi lain berdampak kurang menguntungkan bagi masyarakat sekitar, hal ini dikarenakan aktivitas masyarakat terhambat karena tidak berfungsi lagi saluran irigasi sawah. Konflik yang hadir di tengah-tengah tempat wisata waduk Jeulikat yaitu adanya permasalahan dari faktor keamanan dalam hal pembebasan lahan yang terjadi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dengan masyarakat setempat, karena waduk yang sebelumnya dipergunakan sebagai pengairan irigasi, kini telah dijadikan sebagai tempat wisata yang handal. Selain itu juga hadir permasalahan dari faktor yang berbaur politik, dimana waduk Jeulikat yang dulunya milik masyarakat, kini telah dijadikan sebagai tempat rekreasi

Keywords


Waduk Jeulikat, Pariwisata, Perekonomian, Konflik

Full Text:

PDF

References


Alfian. 2008. Persepsi Masyarakat Tentang Kebudayaan. PT Gramedia. Jakarta.

Annisa Widayati. 2012. Bali Sebagai Salah Satu Destinasi Pariwisata Favorit Wisatawan Jepang. Skripsi. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya. Program Studi Jepang. Universitas Indonesia. Depok.

Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI. 2009. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tentang Kepariwisataan. Indonesia. Jakarta.

Haviland, William A. 2009. Antopologi. Jilid 1. Alih Bahasa : R.G. Soekadijo. Erlangga. Jakarta.

Koentjaraningrat. 2007. Sejarah Teori Antropologi, Jilid 1. Univesitas Indonesia Press. Jakarta.

Mappi. 2010. Manajemen Kepariwisatan. PT Pradnya Paramita. Jakarta.

Moleong, Lexy, J. 2005. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Rosdakarya. Bandung.

Mulyana, Deddy. 2006. Metode Penelitian Kualitatif (paradigma baru ilmu komunikasi dan ilmu sosial lainya). Rosdakarya. Bandung.

Pawito. 2007. Penelitian Komunikasi Kualitatif. LKIS Pelangi Aksara. Yogyakarta.

Pendit, S. Nyoman. 2012. Ilmu Kepariwisataan. Pradanya Paramita. Jakarta.

Pitana, I Gede. 2005. Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta.

Ross, Glen F. 2008. Psikologi Jakarta. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.

Sara Oziliana. 2015. Goa Jepang dan Daya Tarik Pariwisata Sejarah. Skripsi. Program Studi Antropologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Malikussaleh. Lhokseumawe.

Saifuddin, Achmad, F. 2005. Antropologi Kontemporer : Suatu Pengantar Kritis Mengenai Paradigma, Prenada Media. Jakarta.

Soekadijo, R.G. 2009. Anatomi Pariwisata, Memahami Pariwisata Sebagai Sistemic Lingkage. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Suwantoro G. 2014. Dasar-dasar Pariwisata. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Wahab, Salah. 2013. Manajemen Kepariwisataan. PT. Pradnya Paramita. Jakarta.

Yoeti, Oka A. 2006. Pengantar Ilmu Pariwisata. Angkasa. Bandung.Scott, Jacqueline, and Rosemary Crompton, and Clare Lyonette, eds. 2010. Gender inequalities in the 21st century: new barriers and continuing constraints. Cheltenham, England: Edward Elgar.




DOI: https://doi.org/10.29103/aaj.v4i1.3156

Article Metrics

 Abstract Views : 208 times
 PDF Downloaded : 9 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Aceh Anthropological Journal

INDEXED BY:

Redaksi Aceh Anthropological Journal (AAJ): Gedung Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Kampus Bukit Indah Jln. Sumatera No.8, Kec. Muara Satu Kota Lhokseumawe, Prov. Aceh, Indonesia. eMail: aaj.antro@unimal.ac.id

Lisensi Creative Commons

All publication by Aceh Anthropological Journal (AAJ) are licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional