POLA PEMBAGIAN PERAN UTOH PEURAHO DALAM PEMBUATAN KAPAL NELAYAN DI LHOKSUEMAWE, ACEH

Authors

  • Wina Azzahra Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Malikussaleh Aceh
  • Abdullah Akhyar Nasution Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Malikussaleh Aceh

DOI:

https://doi.org/10.29103/aaj.v3i2.2781

Keywords:

Pola Pembagian Peran, Utoh Peuraho, Kapal Nelayan, Lhokseumawe.

Abstract

Tulisan ini ingin melihat lebih jauh bagaimana pola pembagian peran Utoh Peuraho di Lhokseumawe dalam dinamika perubahan lingkungan alam, dan kondisi sosial,ekonomi, politik dan budaya dan hubungannya dengan situasi industri kapal modern.dengan menggunakan pendekatan etnografi penulis ingin menunjukkan bahwa pembagian peran utoh peuraho sangat berkaitan dengan ketersediaan bahan baku serta proses komunikasi yang dibangun oleh pemodal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Utoeh Peuraho merupakan salah satu profesi yang masih sangat dibutuhkan di tengah masyarakat pesisir di Lhokseumawe. Pola pembagian peran utoh peuraho terbentuk saling berkaitan satu dengan lainnya. Dengan status kedudukan tersebut terbagi menjadi tiga, yaitu : toke (pemilik kapal), kepala utoh (kepala tukang), dan utoh peuraho (awak pembuat kapal). Fungsi dari peran yang dimiliki oleh toke, kepala utoh, dan utoh peuraho berbeda-beda dan saling kerterkaitan satu sama lainnya. Dimana toke merupakan yang menyediakan modal dalam pembuatan kapal. Kepala utoh merupakan seseorang yang mendesain kapal dan mengatur pekerjaan utoh peuraho. Sedangkan utoh peuraho merupakan seseorang yang menerima perintah dari kepala utoh pada pembuatan kapal.

Author Biographies

Wina Azzahra, Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Malikussaleh Aceh

Mahasiswa Program Studi Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Malikussaleh.

Abdullah Akhyar Nasution, Program Studi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Malikussaleh Aceh

Dosen Program Studi Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Malikussaleh.

References

Annisha. (2017). Mari menjelajahi Kawasan Pantai Ujong Blang, Editor: Ibrahim dan Fatchur Rohman.

Fanesa, Fargomeli. 2014. Interaksi Kelompok Nelayan dalam Meningkatkan Taraf Hidup Di Desa Tewil Kecamatan Maba Halmahera Timur. jurnal Acta Diuma, Volume III, No 3.

https://geomedia.blogspot.com/2018/04/hukum-adaat-laut-aceh-panglima laot.html?m-1

Koeswinarto. 2015. Memahami Etnografi Ala Spradley. jurnal SMaRT, Volume 01, Nomor 02.

Lombard, Denys. (2014). Kerajaan Aceh Zaman Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).

Spradley, James.P. (1997). Metode Etnografi. Yogya: Pt. Tiara Wacana.

Downloads

Published

2019-10-30

How to Cite

Azzahra, W., & Nasution, A. A. (2019). POLA PEMBAGIAN PERAN UTOH PEURAHO DALAM PEMBUATAN KAPAL NELAYAN DI LHOKSUEMAWE, ACEH. Aceh Anthropological Journal, 3(2), 190–200. https://doi.org/10.29103/aaj.v3i2.2781

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.