Work Ethic and Cultural Identity of Kaili Doi Fishermen: A Thematic Analysis In Towale Village, Central Sulawesi
DOI:
https://doi.org/10.29103/aaj.v9i2.24178Keywords:
Work Ethic, Identity, Traditional FishermenAbstract
The condition of traditional fishermen in Towale Village is still concerning, but their enthusiasm and efforts never fade in carrying out their activities as traditional fishermen. The purpose of this study is to determine how the work ethic of traditional fishermen as a cultural identity of kaili fishermen in Towale Village, Central Sulawesi. This study uses a qualitative method with a descriptive type. This research was conducted in Towale Village, Central Sulawesi. Informants in this study numbered 6 people consisting of 1 key informant and 5 regular informants. The determination of informants used purposive sampling. The data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. After data collection, the researcher selected and grouped data in accordance with the research objectives, and focused on data that were considered important, so as to provide a clearer picture. Next, the author made more details and explanations of the data that had been found to more easily achieve the research objectives. The results of this study indicate that the work ethic of traditional fishing communities is related to the work motivation of each individual to achieve a certain goal or ideal so that the fishermen's work ethic is formed by the motivation and drive that radiates from their fundamental attitude towards work. Upholding honesty is a noble work ethic that is absolutely necessary and non-negotiable, if you want to become a superior professional with noble morals. The fishing community in Towale Village certainly also has its own motivation that makes them diligent and sincere in working and producing something valuable.
Abstrak: Tujuan Nelayan tradisional di Desa Towale keadaannya masih memperihatinkan namun, semangat dan usaha mereka tidak pernah pudar dalam melakukan aktivitas sebagai nelayan tradisional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang bagaimana etos kerja nelayan tradisional sebagai identitas kultural pada nelayan kaili doi di Desa Towale Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Towale Sulawesi Tengah. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri dari 1 informan kunci dan 5 informan biasa. Penentuan informan menggunakan porposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data di lakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah pengumpulan data, peneliti memilih dan mengelompokkan data yang sesuai dengan tujuan penelitian, serta memfokuskan pada data-data yang dianggap penting, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas. Selanjutnya, penulis membuat secara lebih rinci dan penjelasan terhadap data yang telah ditemukan agar lebih mudah mencapai tujuan penelitian.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Etos kerja masyarakat nelayan tradisional berkaitan dengan motivasi kerja setiap individu untuk mencapai suatu tujuan atau cita-cita tertentu sehingga etos kerja para nelayan terbentuk oleh adanya motivasi dan dorongan yang terpancar dari sikap hidupnya yang mendasar terhadap kerja. Menjunjung tinggi kejujuran merupakan etos kerja mulia yang mutlak di perlukan dan tidak dapat ditawar lagi, kalau ingin menjadi profesional unggul berakhlak mulia. Masyarakat nelayan di Desa Towale tentunya juga memiliki motivasi sendiri-sendiri yang membuat mereka tekun dan ikhlas dalam bekerja dan menghasilkan sesuatu yang berharga.
References
Amarullah, T., Zuraidah, S., Marjisa, E., & Hasanah, U. (2021). ANALISIS PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL DENGAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP UDANG LIFT NETS (Ali) DI KECAMATAN ARONGAN LAMBALEK KABUPATEN ACEH BARAT. BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi Dan Kependidikan, 8(2), 160–173. https://doi.org/10.22373/biotik.v8i2.8193
Amora Harris, Aries Sudiarso, & Rudy Sutanto. (2022). STRATEGI PERTAHANAN LAUT DALAM RANGKAANCAMAN KEAMANANDI ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA II. Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan , 10(2), 325–331.
Andesfi, A., & Prasetyawan, Y. Y. (2019). Pemindahan Pengetahuan Lokal Komunitas Nelayan Tradisional Desa Kedungmalang. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, Dan Informasi, 3(3), 257–271.
https://doi.org/10.14710/anuva.3.3.257-271
Arifandy, F. P., Norsain, N., & Firmansyah, I. D. (2020). PERAN KOPERASI DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT NELAYAN: PERSPEKTIF MODAL KERJA. Jurnal Akademi Akuntansi, 3(1), 118–132. https://doi.org/10.22219/jaa.v3i1.11665
Ashabul Fahrozi Mujaddid, & Fentiny Nugroho. (2021). KONDISI SOSIAL EKONOMI NELAYAN TANGKAP DI KABUPATEN KOLAKA. PEKSOS: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial , 20(1), 130–137.
Asmiati, A., Sumardi, L., Ismail, M., & Alqadri, B. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Minat Melanjutkan Studi Anak Pada Masyarakat Nelayan di Desa Seruni Mumbul Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(2c), 786–793. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i2c.645
Assagaf, K. G., Barcinta, M. F., Ukratalo, A. M., & Rijoly, S. M. A. (2023). Analisis Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Nelayan Tradisional di Dusun Pulau Osi, Desa Eti, Kabupaten Seram Bagian Barat. Journal of Coastal and Deep Sea, 1(2), 48–59. https://doi.org/10.30598/jcds.v1i2.11721
Busyairi Ahmad. (2022). Dampak Kultur Terhadap Lifestyle Masyarakat Nelayan (Analisis Kemiskinan Kultural pada Masyarakat Nelayan). Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi , 4(1), 1–17.
Dewi Nur Aini Zulfa, & Rina Susanti. (2023). KEHIDUPAN NELAYAN TRADISIONAL DI PERKOTAAN1. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(5), 2712–2721.
Eko Jalu Susanto. (2012). 7 Etos Keja Terbaik dan Mulia. PT Alex Media Komputindo.
Elanda, Y., & Alie, A. (2021). STRATEGI MASYARAKAT NELAYAN DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SUBSISTENNYA DI DESA WISATA PASIR PUTIH DALEGAN GRESIK. Journal of Urban Sociology, 3(2), 41–54. https://doi.org/10.30742/jus.v3i2.1234
Fernanto, G., Amiruddin, S., & Maulana, D. (2022). EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN. Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 4(1), 194–214.
https://doi.org/10.14710/dialogue.v4i1.13659
Hasmah. (2018). STRATEGI ADAPTASI NELAYAN TRADISIONAL DI DESA SUMARE KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT. WALASUJI , 9(2), 403–413.
Immanuel J. Mailangkay, Florence V. Longdong, Martha P. Wasak, Victoria E.N. Manoppo, & Djuwita R.R. Aling. (2022). KEADAAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN TRADISIONAL ALAT TANGKAP JUBI DI DESA JAYAKARSA KECAMATAN LIKUPANG BARAT KABUPATEN MINAHASA UTARA. AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan, 10(2), 352–361.
Islam, H. S., Suryoputro, A. A. D., & Handoyo, G. (2023). Studi Perubahan Garis Pantai 2017 – 2021 di Pesisir Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Indonesian Journal of Oceanography, 4(4), 19–33. https://doi.org/10.14710/ijoce.v4i4.15626
Jacelyn Sherina, Amirul Mustofah, & Ika Devy Pramudiana. (2025). Pemberdayaan Nelayan Tradisional Di Kota Batam Dalam Menghadapi Tekanan Urbanisasi Dan Industrialisasi. AL-ULUM: Multidisciplinary Journal Of Sciences, 1(2), 184–200.
Koentjaraningrat. (1990). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: PT.
Gramedia Pustaka Utama.
Lindyastuti Setiawati. (1991). Kehidupan Masyarakat Nelayan di Muncar ( Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Tengah). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Mariam Ulfa. (2018). Persepsi Masyarakat Nelayan dalam Menghadapi Perubahan Iklim (Ditinjau dalam Aspek Sosial Ekonomi). Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, Dan Praktik Dalam Bidang Pendidikan Dan Ilmu Geografi, 23(1), 41–49.
Marisatu Zahra, Haryono, & Rizki Setiawan. (2023). Etos Kerja Nelayan Di Kelurahan Sawah Luhur,Karangantu Serang, Banten . Jurnal Ilmuiah Wahana Pendidikan, 9(15), 359–368.
Mitra, R. (2022). Kondisi dan Strategi Nelayan Miskin dalam Memenuhi Kebutuhan Rumah Tangga di Kota Padang. Community : Pengawas Dinamika Sosial, 8(1), 67–77. https://doi.org/10.35308/jcpds.v8i1.4720
Mitra, R., & Putra, I. (2024). Comparing the Socio-Economic Lives of Fishermen and Onion Farmers in West Sumatra. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 9(1), 71–79. https://doi.org/10.37149/jimdp.v9i1.970
Muhammad, Khusnia, N., & Barakah, F. (2025). Everyday Religious Tolerance in Gampong Keude Siblah: Social Practices and Symbolic Boundaries between Chinese-Indonesian and Muslim Communities. Sinthop: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya, 4(1), 84–91. https://doi.org/10.69548/sinthop.v4.i1.28.84-91
Sriyono, S.-, & Dewi, S. R. (2021). Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Nelayan Di Era New Realiti Melalui Model Pembiayaan Inklusif: Prespektif Al Mudharobah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), 81–89. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.1697
Sukmawati Saleh. (2013). KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT KAILI DI SULAWESI TENGAH. JURNAL ACADEMICA Fisip Untad, 5(2), 1126–1134.
Thomas Sunaryo. (2019). Indonesia Sebagai Negara Kepulauan. Kajian Stratejik Ketahanan Nasional, Universitas Indonesia, 2(2), 97–105.
Wibowo, A., Suwarto, Winarno, J., & Permatasari, P. (2025). Pemberdayaan Nelayan Tradisional dalam Menghadapi Perubahan Sosial di Kabupaten Pacitan. Jurnal Penyuluhan, 21(01), 102–116. https://doi.org/10.25015/21202557462
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Akramullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Aceh Anthropological Journal (AAJ) uses license CC-BY or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgement to the original publication from Aceh Anthropological Journal (AAJ) is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint and distribute the manuscript in any medium or format.










