Mpu Uteun: The Role and Challenges of Female Initiators in Preserving Forest Functions

Authors

  • Dara Fatia Program Studi Sosiologi, Universitas Syiah Kuala, Aceh
  • Melisa Alfina Program Studi Sosiologi, Universitas Syiah Kuala, Aceh

DOI:

https://doi.org/10.29103/aaj.v9i1.21608

Keywords:

Women, Mpu Uteun, Forest Conservation, Leadership, Gender Roles

Abstract

Forest degradation in Aceh, particularly in Damaran Baru Village, has triggered ecological disasters that directly affect the lives of local communities, especially women. Motivated by environmental concern and a sense of responsibility, a group of women led by a female initiator established Mpu Uteun, a community-based forest protection initiative. This study aims to examine the roles and challenges faced by female initiators in preserving forest functions through the activities of Mpu Uteun. Using a qualitative case study approach, data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation, with informants selected purposively. The findings reveal that Mpu Uteun plays a vital role in forest conservation through regular patrols, legal advocacy for social forestry permits, and community empowerment initiatives. However, their efforts are confronted by structural challenges, including gender bias, limited resources, and inadequate governmental support. This study highlights how women's leadership in environmental conservation not only overcomes social and institutional barriers but also redefines gender roles in sustainable natural resource governance.

Abstrak: Kerusakan hutan di Aceh, termasuk di Kampung Damaran Baru, telah menimbulkan bencana ekologis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, khususnya perempuan. Berangkat dari kepedulian terhadap kondisi tersebut, sekelompok perempuan yang dipimpin oleh seorang inisiator membentuk Mpu Uteun, sebuah komunitas perlindungan hutan berbasis perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan tantangan yang dihadapi oleh perempuan inisiator dalam upaya pelestarian fungsi hutan melalui kelompok Mpu Uteun. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok Mpu Uteun memiliki peran strategis dalam menjaga hutan melalui kegiatan patroli, advokasi perizinan hutan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, keberhasilan mereka tidak lepas dari berbagai tantangan struktural, seperti bias gender, keterbatasan sumber daya, dan minimnya dukungan pemerintah. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan dalam konservasi hutan tidak hanya mampu mengatasi hambatan sosial, tetapi juga merekonstruksi peran gender dalam tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan.

References

Adiwjaya, Saputra. (2020). Sosiologi Lingkungan. Kalimantan Tengah: Universitas Palangkaraya

BBC, News. (2020). Kisah Perempuan Penjaga Hutan Aceh: Kami Lebih Didengar Oleh Para Pembalak Liar". Oktober 12, 2023, diakses dari https://www.bbc.com/indonesia/majalah-55300012

Dewi, Utami Karina dkk. (2023). Mpu Uteun, Kelompok Perempuan Pelindung Hutan Aceh Yang Melawan Patriarki". Januari 05, 2024 diakses darihttps://www.konde.co/2023/05/mpu-uteun-kelompok-perempuan-pelindung-hutan-aceh-yang-melawan-patriarki.html/

Dewi, Yusriani Sapta. (2020). Peran Perempuan Dalam Pembangunan Berkelanjutan Women in Sustainable Develpment. Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan Dan Pembangunan. 12(2), 61-64.

DPR RI. (1999). Uu No. 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan. Jakarta Pusat: DPR RI

Giddens. (1992). Anthony Giddens : Antara Teori Strukturasi Dan Ideologi Jalan Ketiga. Surabaya: Universitas Airlangga.

Gina, Abby, dkk. (2022). Partisipasi Perempuan Dalam Perhutanan Sosial : Studi Kasus Di Lima Provinsi Women s Participation in Social Forestry : A Case Study in Five Provinces. 27(1), 85-99.

Kaharuddin. (2021). Kualitatif : Ciri Dan Karakter Sebagai Metodologi. Jurnal Pendidikan 9(1), 1-8.

Karmila. (2022). Peran Perempuan Dalam Pengelolaan Hutan Adat Di Desa Ledan Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enkerang. Skripsi. Fakultas Ushuluddin Dan Filsafat Universitas Islam Negeri Makassar

Larasati, Dinda Mega. (2023). Hutan Produksi: Pengertian, Jenis, Sebaran Dan Peraturan. Oktober 18, 2023, diakses dari https://foresteract.com/hutan-produksi/

LHK RI. (2023). Peraturan pemerintah RI No. 4 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial pada Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus. Jakarta Pusat: LHK RI.

Maulana, Rizky. (2018). Peran Modal Sosial Dalam Partisipasi Perempuan Pesanggem Pada Program PHBM (Desa Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang). Skripsi. Fakultas Pertanian Jurusan Sosial Pertanian Universitas Brawijaya.

Muhlizar, Joharsah, dkk. (2023). Pendampingan Hukum Lingkungan Melalui Edukasi Peranan Perempuan Sebagai Agent of Change. Wahana Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2(1), 32-37.

Nashir, Haedar. (2020). Sosiologi Giddens. Sosiologi Reflektif . 7(1), 1-9.

Nasution, Abdul Fattah. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. (1st ed). edited by M. Albina. Bandung: CV. Harfa Creative.

Nur, Suriani. (2021). Pemberdayaan Perempuan Untuk Kesetaraan & Meningkatkan Partisipasi Dalam Pembangunan Lingkungan Hidup. An-Nisa. 10(1), 99-111.

Rahmawaty, (2004). Hutan; Fungsi dan Perannya Bagi Masyarakat. Skripsi. Fakultas Pertanian Program Ilmu Kehutanan Universitas Sumatera Utara.

Reza, Bisma. (2018). Hutan Lindung: Pengertian, Fungsi, Dasar Hukum, Dan Masalah". Oktober 18, 2023. diakses dari https://foresteract.com/hutan-lindung/

Sari, Novita. (2019). Perempuan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Tinjauan Sosio-Ekofeminisme. Skripsi. Program Pascasarjana Sosiologi Universitas Hasanuddin

Septyan, Rizky Ananda. (2023). Hutan Konservasi: Pengertian, Fungsi, Jenis Dan Peraturan". Oktober 18, 2023, diakses darihttps://foresteract.com/hutan-konservasi-pengertian-fungsi-jenis-dan-peraturan/

Siti Ikramatoun, P. W. (2020). Panduan Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa (Edisi Revisi Tahun 2020). Banda Aceh: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Suarmini, Ni Wayan, dkk. (2018). Peluang Dan Tantangan Peran Perempuan Di Era Revolusi Industri 4.0. Iptek Journal of Proceedings Series. 0(5), 48.

Subair, Nurlina, dkk. (2023). Perempuan Dan Lingkungan. Yogyakarta: Nuta Media.

Wasongko, Fajar Wedha, Muhammad Guzali Tafalas, dkk. (2024). Implementasi Kebijakan Pengelolaan Perhutanan Sosial Skema Hutan Desa Bagi Masyarakat Kampung Ubadari, Distrik Kayauni, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. 7(3), 2689-2709

Downloads

Published

2025-05-10

How to Cite

Fatia, D., & Alfina, M. (2025). Mpu Uteun: The Role and Challenges of Female Initiators in Preserving Forest Functions. Aceh Anthropological Journal, 9(1), 148–160. https://doi.org/10.29103/aaj.v9i1.21608

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)