PENGUATAN BUDAYA LOKAL DALAM KERANGKA PENDIDIKAN KARAKTER: STUDI PADA BUDAYA JAWA

Adoniati Meyria Widaningtyas

Abstract


Character education that planned since 2010 by the Ministry of National Education until seven years after the declaration still hasn’t shown significant impact for the Indonesian. The issue of globalization and the unstoppable flow of information perceive to begin erode the cultural values that become the identity of the Indonesian nation. Through Presidential Regulation Number 87/2017 on Strengthening Character Education, emphasized the principles of character education, one of which is local wisdom. One of Indonesia's local wisdom is the Javanese culture that characterizes the community in Central Java, East Java and Yogyakarta. This paper aims to explore the values of Javanese culture and relate it to the values of character education developed through strengthening the character education program, as well as giving ideas of its application in school.

Full Text:

PDF

References


Ardhani, Yuli, 2014. “Konsep Pendidikan Multikultural Sebagai Sarana Alternatif Pencegahan Konflik”, SOSIODIDAKTIKA: Social Science Education Journal.

Bagir, Zainal Abidin, AA GN Ari Dwipayana dkk., 2016. Pluralisme Kewargaan: Arah Baru Politik Keragaman di Indonesia, Yogyakarta: CRCS.

Damayanti, Deni, 2014. Panduan Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah, Yogyakarta: Araska.

Endraswara, Suwardi, Prof. Dr., 2003. Budi Pekerti dalam Budaya Jawa, Yogyakarta: PT. Hanindita Graha Widya.

Endraswara, Suwardi, Prof. Dr. 2014. Berpikir Positif Orang Jawa, Yogyakarta: Narasi.

Farikhatin, Anis, dkk., 2016. Mengelola Keragaman di Sekolah: Gagasan dan Pengalaman Guru, Yogyakarta: CRCS.

Ilahi, Mohammad Takdir, 2014. Gagalnya Pendidikan Karakter: Analisis dan Solusi Pengendalian Karakter Emas Anak Didik, Yogyakarta: Ar-ruzz Media.

Isnudi (ed), 2014. Bunga Rampai Kumpulan Makalah Seminar: Diskusi Museum dan Sejarah, Museum Kebangkitan Nasional.

Joesoef, Daoed dan Pontjo Sutowo, 2017. Nilai Ke-Indonesia-an: Tiada Bangsa Besar Tanpa Budaya Kokoh, Jakarta: Kompas.

Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), 2014. Teaching Respect for All: Panduan Menuju Sekolah Bebas Diskriminasi, Jakarta: KNIU.

Khozin, Nur (ed), 2013. Indonesia Rumah Bersama, Musium Kebangkitan Nasional.

Listia, Purwono Nugroho Adhi dan Sartana, 2016. Pendidikan Interreligius: Gagasan Dasar dan Modul Pelaksanaan, Jakarta: CDCC.

Mahfud, Choirul, 2016. Pendidikan Multikultural, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Muthoifin, 2015. “Ki Hadjar Dewantara: Asas-asas dan Dasar-dasar Taman Siswa dalam tulisan Pemikiran Pendidikan Multikultural Ki Hadjar Dewantara”, Intizar, Vol. 21.

Panjaitan, Ade Putra, Alan Darmawan dkk., 2014. Korelasi Kebudayaan dan Pendidikan : Membangun Pendidikan Berbasis Budaya Lokal, Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Permanadeli, Risa, 2015. Dadi Wong Wadon: Representasi Sosial Perempuan Jawa di Era Modern, Yogyakarta: Pusaka Ifada dan Rifka Annisa.

Simatupang, Maurits, Prof. Dr., 2002. Budaya Indonesia yang

Supraetnis, Jakarta: Papas Sinar Sinanti.

Soetarno, 2004. Ragam Budaya Indonesia, Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi Dirjen Dikti Depdiknas.

Triyanto dan Adoniati Meyria, 2017. Kertas Posisi Komnas HAM: Transformasi dan Internalisasi Nilai-Nilai HAM dalam Rangka Pembangunan Karakter Bangsa Melalui Sekolah Ramah HAM, Jakarta: Komnas HAM.

Widiastono, Tonny D., 2004. Pendidikan Manusia Indonesia, Jakarta: Kompas dan Yayasan Toyota Astra.

Widiyanto, Hidayat,2010. Prosiding Kearifan Lokal Budaya Jawa sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing, BIPA.

Yayasan Cahaya Guru, 2004. “Beragam Bukan Seragam : Panduan Praktis Menumbuhkan Rasa Kebangsaan dan Keragaman”, Literati.

Zubaedi, Dr.,MAg.,MPd., 2006. Pendidikan Berbasis Masyarakat: Upaya Menawarkan Solusi terhadap Berbagai Problem Sosial, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.




DOI: https://doi.org/10.29103/aaj.v2i1.1148

Article Metrics

#### view : 24 times
PDF 9 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Aceh Anthropological Journal

<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.